Aku, Sahabatku, dan Makanan Ayam

Posted by Abonk on Thu, 01/15/2015 - 04:16

Terbesit kisah lama yang sebenarnya telah lupa, bangkit kembali ingatannya ketika chit chat di group whatsapp bersama sahabat - sahabat kuliah dulu di Fakultas Peternakan Unand, ya ingatan yang lucu yang ketika diingat saya bisa tertawa sendiri sampai sakit perut. begini ceritanya.. (kaya mendongeng kancil untuk Mikail dan Barak aja haha)

Suatu waktu di tempat saya dan sahabat-sahabat ngontrak rumah, yang kemudian kami sebut Wisma Al Kahfi 1 ( ada 4 Wisma Al Kahfi kalau tak salah waktu itu) tibalah giliran Buya (panggilan sayang untuk sahabat seangkatan saya Asmardinata Afri) untuk piket pagi itu menyiapkan Sahur, tentu sebagai anggota wisma yang baik Buya bertugas dengan giat, walau PLN mati (sampai sekarang masih sering mati haha) beliau tetap bertugas, kami tentu masih bergolek-golek karna memang belum waktunya bagun, apalagi lampu mati..

Sampai saatnya tiba, Buya membangunkan seisi wisma untuk sahur, dalam keremangan tentunya, keterbatasan lilin dan pelita membuat kami sedikit meraba-raba, cuci tangan dan mukla seadanya, dan kemudian melingkar disekeliling talam (kami makan bajamba jo talam kata orang minang), mulai menyuap nasi diwilayah masing-masing, tapi ada yang aneh dengan nasi pagi itu, ada rasa sedikit aneh, nasinya pecah kecil - kecil bercampur rasa jagung rebus, tak hanya saya yang merasa aneh Buya yang piket pagi itupun merasa aneh, OK kami bersepakat mendekatkan lilin ke talam, akhirnya terlihatlah nasi campur serpihan jagung berwarna kuning, dan kamipun tertawa...

Usut punya usut ternyata ada oknum yang meletakkan pakan ayam (tak ingat apakah 311 atau 512) didekat tempat kami meletakkan beras, karena gelap Buya selain memasukkan beras kedalam periuk juga memasukkan pakan ayam, untuk kemudian kami makan haha, akhirnya lengkap pengalaman kami anak peternakan mencicipi pakan ayam sekalian :D
Ah.. bila diingat nostalgia itu saya jadi rindu kalian semua :D, semoga kalian selalu sehat wal afiat dan nanti kita bisa jumpa dan bercengrama seperti dulu.

Sahabat Kalian

Farouk, S.Pt (ciee jarang disematkan gelar sarjana ini)

Kategory: